Rabu, 04 Maret 2009

Fenomena Skutik … New Mio ???




Jika dulu PT Federal Motor membuat terobosan dengan mengeluarkan motor jenis moped (baca : bebek) kini giliran Yamaha Motor Kencana Indonesia membuat terobosan dengan merilis produk bernama Yamaha Mio. Dahulu kita hanya mengenal skuter melalui produk Piaggio Vespa ataupun melalui tayangan balap di televisi dimana para pembalap kesana kemari mengitari paddock menggunakan skuter mini dengan bentuk yang futuristis. Sejak tahun 1997 pasar Indonesia kedatangan produk baru bernama Kymco Jetmatic. Untuk pertama kalinya secara resmi skuter otomatik di jual di tanah air. Produk Taiwan ini tidak butuh waktu lama untuk dikenal masyarakat, karena salah satunya adalah Kymco Jetmatic digunakan sebagai kendaraan resmi bagi para ofisial Sea Games Jakarta 1997. Namun kepopuleran skutik pertama di Indonesia ini tidak berlangsung lama karena terpaan krisis moneter plus kurang kuatnya image Kymco di mata masyarakat. Ditambah beredarnya isu bahwa skutik sulit diperbaiki dan mudah rusak semakin merugikan penjualan kymco di pasaran.

Ini Yamaha bung, bukan Kymco

Kurang suksesnya Jetmatic di pasaran tidak serta merta membuat Yamaha mengurungkan niatnya memasarkan skuter buatanya. YMKI resmi merilis Nuovo sebagai skutik pertama buatan Jepang yang dijual resmi di Indonesia. Tetapi ternyat penjualannya tidak sesukses yang diharapkan. Karena saat itu pasar yang di targetkan sebagai konsumen Nuovo adalah pria berusia 20-30 tahun namun ternyata kebanyakan konsumen yang ditargetkan malah memilih motor jenis bebek dibanding skutik. Ukuran Nuovo yang 10 persen lebih besar dibanding motor bebek juga menjadi ganjalan bagi kaum hawa untuk menggunakan Yamaha Nuovo. Tidak menyerah begitu saja, Yamaha membuat terobosan baru dengan membuat Yamaha Mio, skutik mini nan ringan ini dirancang khusus karena memang ditujukan untuk digunakan kaum wanita. Sekali lagi prediksi YMKI kembali meleset, namun melesetnya prediksi Yamaha kali ini justru membawa berkah bagi mereka. Karena yang tertarik menggunakan Mio bukan saja kaum hawa tetapi kaum adam justru tertarik menggunakan Mio. Pada awalnya rata rata kaum adam pengguna Mio masih berdalih bahwa mereka membeli skutik ini untuk keperluan istrinya, adik perempuan ataupun ibunya. Tetapi seiring dengan waktu kini mereka tidak malu malu untuk menggunakan Mio sebagai kendaraan oprasional harian.

Bukan Performa tapi Ergonomis

Jangan bicara performa, tetapi faktor ergonomis Yamaha Mio tidak tertandingi bahkan bila dibandingkan motor bebek sekelas Supra Fit sekalipun. Keandalan faktor ergonomis Mio terbukti terutama buat penggunaan jarak menengah (10-20km) perhari dan penggunaan di kota besar yang selalu menghadapi kemacetan tanpa henti. Bobot yang hanya 87kg ditambah transmisi otomatik membuat pengendara tidak cepat lelah terutama dibanding motor yang menggunakan kopling ataupun motor yang bergaya lebih sporty. Bahkan banyak bikers penggemar motor sports yang menyimpan motor kesayangan mereka di garasi pada hari kerja dan justru menggunakan Mio sebagai kendaraan oprasional. Buat pengendara wanita dan bagi mereka yang baru bisa mengendarai motor tenaga Mio yang kecil dan tersalur halus keroda belakan membuat motor ini mudah untuk dikendarai.

Honda Vario Vs Yamaha Mio

Seperti biasa Honda tidak akan mau mengalah dengan Yamaha, meskipun sedikit terlalu terlambat dalam memasuki pasar skutik Astra Honda Motor akhirnya mengeluarkan varian Honda Vario. Berukuran lebih besar dan memiliki penampilan lebih futuristis dibanding Mio, dengan harga yang lebih mahal tentunya AHM berharap dapat merebut pasar skutik di tanah air dari tangan Yamaha. Sulit mengkomparasi keduanya, karena sungguh tidak relevan buat menentukan keunggulan melalui performa, namun ukuran dan penampilan Vario lebih unggul dibanding Mio. Tetapi dari faktor value for money Mio jelas jelas lebih unggul, apalagi mengingat motor jenis skutik umumnya lebih difungsikan menjadi kendaraan oprasional daripada kendaraan yang dipakai untuk mejeng dan adu kecepatan.

*

Yamaha Mio Sporty

Mesin :113 cc SOHC, Air cooled dengan tenaga sebesar 8.9 PS pada 8000 rpm. Harga Mio : Rp. 11.58 juta

*

Honda Vario CW

Mesin : 108cc SOHC. Water cooled dengan tenaga sebesar 8.9PS pada 8000 rpm. Harga Vario : Rp. 14.15 juta



Facelift Mio …

Hampir berusia 4 tahun nampaknya sudah saatnya Yamaha melakukan facelift bagi Mio. Tidak terlalu radikal memang namun tujuan facelift tersebut memang sudah jelas yaitu untuk meningkatkan penampilan Mio dalam menghadapi kompetitornya yaitu Honda Vario dan Suzuki Spin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar